Login | Register

Advanced Search

Rahasia Cara Menabung Mahasiswa Anak Kos

Universitas Swasta Terbaik di Indonesia - kali ini akan mengetengahkan artikel mengenai cara menabung ala mahasiswa dan anak kost. Bagaimanapun juga seorang mahasiswa tidak bisa terlepas dari tantangan-tantangan keuangan finansial pada dirinya. Oleh karena itu menabung menjadi salah satu solusi elegan dalam menyelesaikan tantangan-tantangan personal finance tersebut. Cara menabung anak kuliah tentu berbeda misalnya dengan cara menabung pelajar atau cara menabung karyawan, sebab kondisi yang harus dihadapi tentunya berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Selain itu juga ada yang tidak memberikan cara secara langsung namun secara tidak langsung yang itu berkaitan dengan pembentukan pola pikir atau mind set menabung yang hal tersebut tidak mudah dilihat namun memberikan efek jangka panjang. Berikut ini beberapa tips menabung bagi mahasiswa yang bisa dicoba.

1. Menentukan Tujuan dan Target

Kegiatan menabung bagi mahasiswa anak kos perlu memiliki tujuan yang jelas. Uang yang terkumpul hasil dari menabung itu nantinya akan digunakan untuk apa. Misalnya saja uang itu digunakan sebagai dana cadangan, digunakan untuk membiayai kegiatan tertentu semisal praktikum lapang di akhir semester, untuk membiayai rekreasi travelling liburan di akhir semester, untuk membeli hand phone baru, dan tujuan-tujuan lainnya. Dengan menetapkan tujuan untuk apa uang yang terkumpul dari menabung ini akan memberikan semangat dalam mengumpulkan rupiah demi rupiah uang. 

2. Mengatur Rencana Keuangan Bulanan Secara Cermat

Pada dasarnya kegiatan menabung dan kegiatan konsumsi untuk kebutuhan pokok serta kebutuhan akademik tentunya harus berjalan secara beriringan dan harmonis. Tidak boleh tarjadi suatu kondisi yang saling menekan di antara ketiganya. Oleh karena itu diperlukan suatu metode pengaturan keuangan yang tertuang dala mrencana anggaran keuangan bulanan mahasiswa. Dengan berpedoman pada rencana anggara keuangan bulanan mahasiswa ini maka tentunya proses menabung akan lebih bisa tersistematis dan lebih nyata untuk bisa dilakukan dan dicapai targetnya. Jadi, mengatur rencana keuangan bulanan secara cermat juga merupakan bagian dari cara menabung anak kost mahasiswa yang sangat perlu diperhatikan.

3. Mengumpulkan Koin demi Koin

Bagaimanapun juga kita tidak bisa terlepas dari uang receh. Jangan sekali-kali meremehkan uang recehan kembalian saat membeli sesuatu di toko. Bayangkan bahwa uang satu juta rupiah pun tidak jadi satu juta rupiah bila kurang seratus rupiah. Oleh karena itu kumpulkan koin-koin recehan hasil kembalian dari membeli apapun ke dalam wadah tertentu misalnya di wadah bekas air meneral, di stoples, dan wadah-wadah lainnya. Bila sudah terkumpul banyak maka uang recehan ini bisa digunakan untuk menambah jumlah tabungan atau bisa juga digunakan untuk hal-hal darurat lainnya. Mengumpulkan ini juga bisa menjadi tips menabung bagi mahasiswa anak kost yang sangat berguna sebagai salah satu pembentukan mental dalam pengaturan keuangan pribadi (personal finance).

Baca Juga : Tips Beasiswa Djarum yang Harus Anda Ketahui

4. Membuka Rekening Khusus

Tips menabung bagi mahasiswa berikutnya adalah dengan membuka rekning khusus yang hanya diperuntukkan untuk menabung. Di kampus-kampus perguruan tinggi memiliki kantor-kantor cabang perwakilan berbagai macam bank. Seorang mahasiswa bisa memilih di bank mana dia akan menabungkan uangnya. Jadi seorang mahasiswa bis memiliki lebih dari satu rekening baik itu di satu bank atau di berbagai macam bank. Dengan membuka rekening khusus untuk menabung maka kita akan terhindar untuk tergoda membelanjakan uang tersebut. Apalagi bila rekening khusus tersebut tidak dibuatkan kartu ATM, maka akan semakin “mempersulit” akses untuk membelanjakan uang di dalamnya.

Berbeda rasanya bila semua uang milik kita ditaruh di satu rekening maka rasanya akan begitu mudahnya untuk berkali-kali mendatangi ATM (Automated Teller Machine) untuk tarik tunai atau menggunakannya sebagai kartu debit sehingga kita tertarik untuk menggeseknya saat kita belanja. Oleh karena itulah bila kita ingin uang tabungan kita aman tidak terusik maka simpan di rekening yang berbeda dengan rekening untuk yang digunakan untuk menyimpan uang kebutuhan sehari-hari.

5. Menghemat Pengeluaran Uang

cara menabung anak kost mahasiswa lainnya adalah dengan menghemat pengeluaran uang. Tujuan dari menekan dan menghemat pengeluaran uang ini adalah supaya lebih banyak lagi uang yang bisa ditabungkan. Jadi melakukan penghematan uang di sini tidak hanya serta-merta karena kikir dan pelit, namun penghematan uang disini dilakukan secara sadar sebagai strategi logis yang bisa dipertanggungjawabkan dengan tujuan untuk mencapai tujuan besar yang telah ditetapkan. 

6. Jangan Terlalu Kejam

Juga perlu diperhatikan dalam melakukan pelaksanaan cara menabung mahasiswa adalah dengan tidak terlalu kejam dengan diri sendiri. Intinya jangan sampai menyiksa diri sendiri misalnya sampai kelaparan gara-gara uangnya ditabung semua. Jangan sampai gara-gara uangnya ditabung jadinya asupan gizi untuk memenuhi kebutuhan tubuh menjadi terbengkelai. Bila seperti itu dibiarkan terus menerus maka target pencapaian terkumpulnya uang dari menabung memang akan cepat tercapai namun efek jangka penjang terhadap tubuh tidak baik dan bisa mengarah menjadi sakit. Bila seperti itu maka justru akan menyakiti diri sendiri dan menjadi kontraproduktif.

7. Menambah Pemasukan Uang Dengan Kerja Sampingan Paruh Waktu

Tips menabung bagi mahasiswa selanjutnya adalah dengan menambah pemasukan uang dengan bekerja paruh waktu. Untuk mempercepat tercapainya target tabungan uang sesuai yang telah direncanakan, maka diperlukan tambahan aliran pemasukan-pemasukan uang. Salah satu tambahan sumber aliran pemasukan uang yang bisa dilakukan adalah dengan kerja part time atau kerja paruh waktu. Tentunya yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai kerja paruh waktu ini mengganggu proses jalannya kegiatan akademis perkuliahan di perguruan tinggi

8. Menambah Pemasukan Uang Dengan Bisnis Sampingan

Ada cara lain untuk menambah pemasukan uang dalam rangka mempercepat tercapainya target uang yang ditabung. Cara lain yang bisa dilakukan oleh mahasiswa untuk menambah aliran pemasukan uang adalah dengan berbisnis sampingan. 

9. Berhati-hati dengan Kartu Kredit

Bila seorang mahasiswa memiliki kartu kredit maka perlu berhati-hati dalam penggunannya. Cobalah untuk berpikir masak-masak sebelum menggesekkan kartu tersebut, sebab ada beban tanggungan tersendiri setelah dilakukan penggesekan. Setelah terjadi penggesekan kartu kredit itu artinya kita telah memiliki hutang yang wajib dibayar https://community.linksys.com/t5/user/viewprofilepage/user-id/1136746. Jangan sampai uang tabungan yang telah kita kumpulkan secara penuh perjuangan menjadi musnah begitu saja karena ikut digunakan untuk membayar tagihan kartu kredit yang apalagi lewat jasa debt collector yang terus mengejar tanpa kenal ampun.

 

Oleh karena itu bila seorang mahasiswa tergolong orang yang mudah terbujuk untuk menggesekkan kartu kredit maka lebih baik kartu kredit tersebut ditinggal di rumah atau di kos dan lebih baik membawa uang tunai saja sebagai pembayaran. Karena dengan membayar memakai uang tunai itu masih ada semacam rasa sayang atau eman-eman untuk melepaskan uang begitu saja. Berbeda misalnya dengan bila membayar dengan gesekan kartu kredit, maka tidak ada rasanya kehilangan sesuatu, meskipun faktanya kita sedang terjerumus pada hutang konsumtif.

Baca Juga : Beasiswa Untuk Mahasiswa S1

10. Menjalani Hidup Layaknya Seorang Mahasiswa

Maksudnya adalah menerapkan gaya hidup seperti sebenar-benarnya mahasiswa. Jangan sampai misalnya bergaya hidup mewah layaknya kalangan tertentu yang dengan begitu mudahnya menghambur-hamburkan uang secara tak terkendali. Ingat bahwa seorang mahasiswa ada batasan-batasan tertentu dalam aliran pemasukan uang karena waktu dan tenaganya banyak terfokus oleh kegiatan akademik. Oleh karena itu lah jenis-jenis pengeluaran uangnya perlu dilakukan secara wajar seperti layaknya mahasiswa pada umumnya.

Disclaimer

This page contains user generated content and does not necessarily reflect the opinions of this website. For more information please refer to our Terms and Conditions. If you would like to report the content of this page as objectionable, please contact us.